Wisata Kuliner di Indonesia dengan resep masakan indonesia maupun mancanegara. Temukan ragam kuliner indonesia di www.kulineri.com

Resep dan Cara Membuat Menu MPASI Bayi 6 Bulan

Artikel terkait : Resep dan Cara Membuat Menu MPASI Bayi 6 Bulan

Resep dan Cara Membuat Menu MPASI Bayi 6 Bulan
Sumber gambar instagram ibu bapa aqlan
Resep dan Cara Membuat Menu MPASI Bayi 6 Bulan - Apakah bayi anda sudah berumur 6 bulan dan siap untuk diberikan MPASI atau Makanan Pendamping asi? Bagaimanakah cara yang tepat untuk memberikan mpasi pertama pada bayi 6 bulan? kali ini, kulineri.com akan memberikan informasi yang bermanfaat tentang MPASI Pertama bayi 6 bulan.`
MPASI paling tepat diberikan pada bayi usia 6 bulan karena dianggap sistem pencernaannya sudah siap mengolah makanan padat selain ASI atau Susu Formula, selain itu juga MPASI bertujuan untuk memenuhi gizi bayi yang semakin lama tumbuh dan berkembang semakin besar. Menurut panduan WHO, MPASI bayi boleh makan apa saja yang biasa dimakan oleh keluarga dengan aspek-aspek yang perlu diperhatikan yaitu frekuensi atau jadwal pemberian makan MPASI, Jumlah takaran MPASI yang dikonsumsi bayi, tekstur makanan, jenis dan kebersihan.

Jadwal MPASI Bayi

Bayi berumur genap 6 bulan yang baru pertama kali diberikan makanan padat pendamping asi sebaiknya diberikan menu tunggal (hanya satu macam makanan sekali makan) secara bertahap sebanyak 2 sampai 3 kali dalam sehari sebagai pengenalan rasa selama kurang lebih 2 minggu. Pada dua minggu setelahnya, anda bisa mencampurkan 2 atau 3 macam buah/sayur dalam satu kali makan sebanyak 2 - 3 kali dalam sehari. Sebaiknya, waktu makan besar berbarengan dengan waktu makan keluarga agar bayi belajar bagaimana cara makan dengan cara melihat orang-orang yang lebih dewasa melakukannya. Jangan panik jika bayi tidak mau memasukan makanannya atau makan terlalu sedikit, lambat laun ia akan mengerti bagaimana cara makan. Hindari memaksa bayi karena hanya akan menyebabkan bayi merasakan pengalaman yang tidak menyenangkan saat makan dan menganggap makan adalah sesuatu yang menakutkan baginya. Kuncinya adalah sabar, karakter tiap anak berbeda. Ada anak yang mudah sekali menerima MPASI pertama dengan lahap ada anak yang makan dengan sedikit namun jika diberikan secara sering ia akan mengerti dengan sendirinya waktunya ia lapar, adapula yang tidak mau makan karena tidak suka disuapi dan lebih suka memasukan makanannya dengan tangannya sendiri. Maka dari itu para ibu, bersabarlah dan usahakan pemberian MPASI ini berjalan semenyenangkan mungkin.

Porsi Makan Bayi 6 Bulan dan Tekstur MPASI 

Untuk bayi yang baru berusia 6 bulan dan baru mendapatkan MPASI maka porsi sekali makan pada MPASI adalah sebanyak 2 - 3 sendok makan tergantung menu yang di konsumsinya. Jika sudah lewat 2 minggu dan si kecil sudah mulai mengetahu dan mengenal makanan padat maka takaran atau porsi bisa ditingkatkan menjadi 125 ml sekali makan. Sebaiknya untuk memberikan makanan padat (MPASI) pada bayi, jumlah harus dilebihkan karena kemungkinan disembur, dilepeh dan dijadikan mainan yang menyebabkan makanan terbuang dan tidak jadi dikonsumsi bayi sangat besar pada saat itu, terlebih jika anda menggunakan metode BLW (Baby Learning Weaning) dimana bayi diberikan kesempatan untuk menyuap dan memegang makanannya sendiri. Sementara tekstur MPASI terbaik untuk bayi 6 bulan adalah makanan yang dihaluskan atau makanan lumat, bisa berbentuk puree (makanan yang dihaluskan dengan cara ditumbuk atau di blender) yang tidak encer atau cair sehingga meskipun bentuknya halus namun ketika dimiringkan di sendok makanan tidak menetes.

MPASI Bayi 6 Bulan

Meskipun sistem pencernaan bayi sudah siap sepenuhnya untuk mencerna aneka makanan dan juga kebutuhan gizinya pun terus meningkat, makanan pertama bayi sebaiknya adalah sumber karbohidrat seperti bubur nasi, kentang kukus yang dihaluskan, pisang yang dilumatkan atau dikerok dan bubur jagung. Meskipun tidak menutup kemungkinan ternyata bayi lebih suka buah dan sayur namun sebaiknya yang diperkenalkan pertama kali adalah sumber karbohidrat seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Menu tunggal pada minggu pertama pengenalan bayi rentan akan kekosongan gizi yang diperlukan oleh bayi yang berkembang terutama jika yang diberikan hanya satu sumber makanan (misalnya, hanya karbohidrat atau hanya sayur juga buah). Sehingga, dianjurkan untuk memperbanyak variasi MPASI bayi agar nutrisi yang masuk juga beragam. Anda bisa menambahkan beberapa macam minyak tambahan agar kebutuhan lemak si kecil terpenuhi (yang sangat sedikit didapatkan hanya dari buah, sayur atau sumber karbohidrat). Minyak yang bisa diberikan bayi adalah minyak yang bersih, tidak berbau tengik, tidak berubah warna dan belum terpakai untuk memasak. Anda bisa memakai minyak kelapa, minyak kelapa sawit, minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, minyak biji anggur atau minyak nabati lainnya bisa juga dengan margarin atau mentega sebanyak satu sendok teh. Namun, jika MPASI sudah digoreng atau ditumis maka tidak usah lagi menambahkan minyak. Penambahan minyak ini selain berfungsi menambahkan nutrisi berupa asam lemak pada bayi juga membantu makanan menjadi licin dan lebih mudah ditelan oleh bayi tanpa terasa encer atau cair.
Jangan lupa untuk menunda penggunaan gula dan garam pada makanan pertama bayi 6 bulan. MPASI mungkin terasa hambar namun penggunaan gula dan garam yang bertujuan agar rasa makanan lebih baik menyebabkan kemungkinan anak menjadi malas makan dikemudian hari karena tidak kenal dengan "rasa asli makanan" karena terbiasa makan dengan rasa asin dan manis yang kuat. Penambahan gula dan garam bisa diganti dengan bumbu-bumbu aromatik seperti bawang merah, bawang putih, sereh, daun salam, daun pandan dan daun jeruk sebagai penambah rasa.
Hindari memberi makanan yang terlalu kasar atau keras karena bayi kemungkinan akan tersedak, hindari juga soda dan makanan-makan manis yang memungkinkan bayi menjadi pemilih makanan. Konsumsi madu sebaiknya ditunda hingga bayi berumur 12 bulan karena pencernaannya dikhawatirkan tidak kuat dengan beberapa bakteri yang (biasanya) mengkontaminasi madu. Jika anda atau pasangan mempunyai riwayat alergi makan yang kuat maka sebaiknya hati-hati ketika memberikan makanan yang dapat mencetuskan alergi. Biasanya telur, kacang, ikan dan produk susu hewani adalah pencetus alergi yang paling banyak jadi sebaiknya pemberiannya bisa ditunda jika memang bayi anda mempunyai keturunan alergi, namun jika tidak anda bisa memberikan makanan tersebut kecuali susu hewani yang sebaiknya belum diberikan hingga bayi berumur 1-2 tahun.
Setelah anda mengetahui beberapa dasar cara mengenalkan makanan pertama untuk bayi 6 bulan maka berikut ini kami akan memberikan beberapa resep MPASI pertama untuk bayi 6 bulan.

Resep MPASI Bayi 6 Bulan

Resep Pertama
Makan Pagi : Bubur Beras
Cara Membuat
- Campurkan 1/2 mangkok kecil nasi matang dan 1/2 mangkok kecil air matang.
- Masak dengan api kecil hingga air habis dan nasi menjadi lembek.
- Lumatkan nasi tersebut dengan sendok dan saringan kawat hingga terbentuk bubur. Jangan lupa ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat.
- Tambahkan satu sendok teh mentega, margarin atau minyak nabati lainnya, atau bisa juga tambahkan ASI Perah hingga kekentalan yang diinginkan (tidak jatuh saat sendok dimiringkan). aduk rata.

Makan Siang : Pisang Kerok
Cara Membuat
- Kerok pisang langsung dari buahnya, berikan kepada bayi.

Makan Malam: Tahu Sutra
Cara Membuat:
- Cuci tahu sutra, potong-potong lalu kukus hingga matang
- Lumatkan tahu dengan sendok dan saringan kawat hingga terbentuk bubur. Jangan lupa ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat.
- Tambahkan satu sendok teh mentega, margarin atau minyak nabati lainnya, atau bisa juga tambahkan ASI Perah hingga kekentalan yang diinginkan. (tidak jatuh saat sendok dimiringkan). aduk rata.

Resep Kedua
Makan Pagi : Bubur Nasi Santan
Cara Membuat:
- Campurkan 1/2 mangkok kecil nasi matang dan 1/2 mangkok kecil santan kental.
- Tambahkan bumbu seperti daun salam, serai dan bawang sesuai selera (Bawang dibelah dua saja, hanya sebagai penambah rasa)
- Masak dengan api kecil hingga santan habis dan nasi menjadi lembek.
- Lumatkan nasi tersebut dengan sendok dan saringan kawat hingga terbentuk bubur. Jangan lupa ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat.
- Aduk rata, tambahkan air matang hingga mendapatkan kekentalan yang diinginkan (tidak jatuh saat sendok dimiringkan).

Makan Siang : Puree Wortel
Cara Membuat
- Kupas kulit ari wortel, cuci bersih dan parut wortel.
- Kukus wortel hingga empuk
- Lumatkan wortel dengan sendok dan saringan kawat hingga terbentuk bubur. Jangan lupa ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat.
- Tambahkan ASI Perah hingga kekentalan yang diinginkan (tidak jatuh saat sendok dimiringkan). aduk rata.

Makan Malam : Ikan Kembung
Cara Membuat:
- Cuci bersih ikan, fillet hingga tersisa hanya daging nya saja
- Kukus ikan dengan bumbu-bumbu seperti daun salam, serai, daun jeruk dan bawang sesuai selera (Bawang digeprek saja, hanya sebagai penambah rasa) hingga matang
- Ambil daging ikan lalu lumatkan hingga halus (bisa di blender atau menggunakan sendok)
- Saring dengan saringan kawzt lalu ambahkan satu sendok teh mentega, margarin atau minyak nabati lainnya, aduk rata.

Resep Ketiga
Makan Pagi : Bubur beras merah
Cara Membuat:
- Campurkan 1/2 mangkok kecil nasi merah matang dan 1/2 mangkok kecil air matang.
- Masak dengan api kecil hingga air habis dan nasi menjadi lembek.
- Lumatkan nasi tersebut dengan sendok dan saringan kawat hingga terbentuk bubur. Jangan lupa ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat.
- Tambahkan satu sendok teh mentega, margarin atau minyak nabati lainnya, atau bisa juga tambahkan ASI Perah hingga kekentalan yang diinginkan (tidak jatuh saat sendok dimiringkan). aduk rata.

Makan Siang : Puree Buah Naga
Cara Membuat:
- Kupas dan cuci bersih buah naga, potong-potong buah naga sesuai porsi makan bayi.
Lumatkan nasi tersebut dengan sendok dan saringan kawat hingga terbentuk bubur. Jangan lupa ambil hasil pelumatan bubur dibalik saringan kawat.
- Tidak perlu ditampahkan asi perah atau air karena teksturnya sudah cair.

Makan Malam: Hati Ayam
Cara Membuat:
- Cuci bersih dan potong-potong hati ayam sesuai porsi makan
- Kukus hati ayam hingga matang, jika perlu menggunakan bumbu aromatik seperti serai,daun salam, bawang dan daun jeruk.
- Angkat lalu lumatkan menggunakan sendok dan saringan kawat.
- Tambahkan minyak nabati atau mentega satu sendok teh, aduk rata.

Resep Keempat
Makan pagi: Kentang
Cara Membuat:
- Kupas kulit kentang, Cuci bersih dan potong-potong kentang sesuai porsi makan
- Kukus Kentang hingga matang.
- Angkat lalu lumatkan menggunakan sendok dan saringan kawat.
- Tambahkan minyak nabati atau mentega satu sendok teh, atau bisa juga dengan asi perah hingga kekentalan yang diinginkan (tidak tumpah saat sendok dimiringkan), aduk rata.

Makan siang: Puree Alpukat
Cara Membuat:
- Kerok alpukat sesuai porsi makan
- Lumatkan menggunakan sendok dan saringan kawat.
- Tambahkan asi perah hingga kekentalan yang diinginkan (tidak tumpah saat sendok dimiringkan), aduk rata.

Makan Malam: Labu Siam
- Potong-potong Labu Siam, pisahkan dari kulitnya.
- Kukus dengan bumbu aromatik seperti daun salam, daun jeruk, bawang dan serai hingga matang.
- Lumatkan Labu siam dengan punggung sendok dan saringan kawat, siap disajikan.
- Tambahkan minyak nabati atau mentega satu sendok teh, atau bisa juga dengan asi perah hingga kekentalan yang diinginkan (tidak tumpah saat sendok dimiringkan), aduk rata.

Itu adalah contoh beberapa Resep menu MPASI 6 bulan yang bisa Anda praktekan.  Makanan bayi harus memenuhi unsur nutrisi berupa karbohidrat, lemak, protein dan vitamin. Namun, sebaiknya makanan yang berserat tinggi tidak diberikan secara berurutan kepada bayi karena dikhawatirkan akan menyebabkan sembelit karena lama untuk dicerna. Berikut ini adalah contoh sumber nutrisi yang bisa Anda pasangkan ketika memberi MPASI bayi 6 bulan.


  • Sumber karbohidrat yang cocok untuk bayi: beras putih, beras merah, Kentang, oat, ubi, jagung,labu
  • Sumber protein yang cocok untuk bayi: tahu, tempe, ikan air tawar, ayam, daging, telur, kacang-kacangan (kedelai,edamame), produk olahan susu (keju,yoghurt)
  • Buah yang baik untuk bayi: semua buah kecuali buah yang terlalu asam (lemon, jeruk nipis), buah mengandung alkohol (durian,cempedak), buah bergetah, buah yang berserat tinggi (mangga, sirsak sebaiknya ditunda hingga bayi 7-8 bulan) dan buah kalengan.
  • Sayur yang baik untuk bayi: bayam, labu Siam,wortel, brokoli dan tomat masih memungkinkan untuk dikonsumsi bayi meski mengandung serat tinggi. Atau anda bisa menunggu hingga bayi berumur 7-8 bulan untuk memberikannya sayuran jika Anda ragu.
  • Contoh makanan dengan serat tinggi dan sebaiknya tidak diberikan secara berurutan kepada bayi: Pepaya, Wortel, Oat, Mangga, Pisang, Jagung, Kangkung, Bayam, Buncis, Apel, Tempe, Brokoli, Ubi, Beras merah, Sawi, Terong, Kentang, Labu kuning, Singkong, Kacang-kacangan dan lainnya
Ingatlah untuk selalu memperhatikan tanda-tanda alergi pada bayi, hentikan pemberian makanan yang dikonsumsi sebelumnya jika timbul reaksi gatal-gatal atau mencret secara tiba-tiba tanpa alasan yang kuat. Jangan panik atau memaksa bayi jika bayi menolak makan, cobalah untuk raijn mengganti bahan makanan agar tau kesukaan bayi, penambahan rasa dengan menambahkan atau mengganti bumbu aromatik, mengganti tekstur (bisa jadi bayi tidak suka makan yang terlalu encer karena mudah untuk disembur atau malah bayi tidak suka tekstur yang kental karena sulit untuk ditelan) dan jika pelu metode makan. Mengganti metode yang dimaksud adalah jika bayi adalah tipe yang mudah sekali teralihkan perhatiannya maka hindari memberi makan sambil menonton tv sehingga perhatian anak fokus pada makanan atau jika bayi ternyata lebih suka memegang makanannya sendiri maka anda bisa menyiapkan piring dan sendok yang mudah untuk digenggam dan khusus untuk bayi agar ia lebih bersemangat ketika makan, bisa juga dengan cara menyuapinya dengan tangan yang bersih jika ternyata bayi tidak suka makan dengan sendok, anda bisa merubah cara makan yang mungkin paling nyaman untuk bayi.
Sekian artikel dari kami, semoga dapat membantu dan menginspirasi

Artikel Resep dan Cara Membuat Menu MPASI Bayi 6 Bulan ini ditulis oleh Kuliner Indonesia di www.kulineri.com

Terima kasih telah berkunjung di Resep dan Cara Membuat Menu MPASI Bayi 6 Bulan

Mendapat rating 4.5 Dari 10 ulasan - 2h 45min

Kuliner Indonesia

Artikel Kuliner Indonesia | Resep Masakan Indonesia | Kuliner di Indonesia Lainnya :

Copyright © 2015 Kuliner Indonesia | Resep Masakan Indonesia | Kuliner di Indonesia